PASCASARJANA IAI IBRAHIMY GELAR UJIAN TESIS, HADIRKAN PENGUJI EKSTERNAL

BANYUWANGI – Raut tegang bercampur rasa percaya diri terlihat jelas di wajah 17 mahasiswa Pascasarjana menyelimuti suasana sidang. Ujian Tesis dan Artikel Jurnal berlangsung pada Sabtu (10/8/24) di ruang C8 dan C9 Pascasarjana Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy, Genteng Banyuwangi. Kegiatan yang mahasiswa hadapi bukanlah sekedar rutinitas akademik, tetapi menjadi panggung intelektual untuk mempertanggungjawabkan riset yang telah mereka rintis selama berbulan-bulan.

SERIUS: Suasana Sidang Ujian Akhir, Mahasiswa Pascasarjana Presentasi

Sidang kali ini dihadiri oleh jajaran dosen internal kampus dan penguji eksternal dari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember. Melibatkan dosen penguji eksternal menjadi langkah strategis untuk menjamin objektivitas penilaian sekaligus mmemperluas jejaring keilmuan.

Pascasarjana IAI Ibrahimy menghadirkan dosen pengji eksternal dari UIN KHAS Jember, diantaranya:

  1. Prof. Dr. H Moh Khusnuridlo M.Pd., Guru Besar UIN KHAS Jember
  2. Prof. Dr. H. Mundir M.Pd., Guru Besar UIN KHAS Jember
DIUJI: Mahasiswa Pascasarjana Diuji dosen internal dan eksternal, dihadiri Prof. Dr. H Moh Khusnuridlo M.Pd., Guru Besar UIN KHAS Jember (duduk paing kanan) pada Sabtu (10/8/24).

Direktur Pascasarjana, Dr. H. Kholilur Rahman, M.Pd., menyampaikan bahwa ujian tesis dan artikel jurnal ini merupakan bagian dari proses akademik yang tidak hanya mengevaluasi isi, tetapi juga membentuk kualitas berpikir mahasiswa secara ilmiah dan sistematis.

“Kami ingin mahasiswa Pascasarjana tidak hanya lulus dan selesai studi, tapi juga memiliki warisan keilmuan yang bisa dibaca, dikaji, dan dikembangkan oleh publik akademik. Karena itulah, penulisan artikel jurnal menjadi bagian penting dari proses ini,” Ujar Kholilur Rahman menyampaikan harapan.

Sidang ini menjadi bagian dari proses panjang yang meneguhkan komitmen institusi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya selesai studi, tetapi siap berkarya dan menyumbang keilmuan di ruang yang lebih luas.

Sumber: HUMAS IAI Ibrahimy

Gulir ke atas