Mahasiswa Mengabdi UNIIB: Dampingi Guru PAI Susunan LKPD Inovatif di SMK Mambaul Huda

BANYUWANGI – Dalam upaya meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran di tingkat sekolah menengah, tim Mahasiswa Mengabdi dari Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi (UNIIB) menggelar workshop bertajuk “Pendampingan Penyusunan Bahan Ajar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) PAI”. Acara ini bertempat di SMK Mambaul Huda, Krasak, Tegalsari, pada Rabu (14/01/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 30 Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berasal dari berbagai instansi pendidikan di wilayah Banyuwangi. Kehadiran para pendidik dari lintas sekolah ini menunjukkan tingginya antusiasme guru dalam memperbarui metodologi pembelajaran mereka.

Menghadirkan Narasumber Pakar

Untuk memberikan pemahaman mendalam secara teoritis dan praktis, panitia menghadirkan dua akademisi kompeten sebagai pemateri utama:

  1. Dr. H. Ahmad Aziz Fanani, M.Pd.I Sebagai DPL (Dosen Pendamping Lapangan), Dalam penyampaiannya, beliau memberikan pandangan pengantar mengenai Bahan Ajar. “ Perangkat Pembelajaran merupakan bagian dari cangkul atau sabit yakni alat bantu untuk bekerja” Ujar beliau.
  2. Dr. Moh. Harun Al Rosyid, M.Pd.I. Selaku pemateri kedua, beliau memandu sesi teknis penyusunan perangkat. Beliau memberikan tips praktis dalam merumuskan indikator pencapaian kompetensi yang dituangkan ke dalam lembar kerja yang menarik dan interaktif bagi siswa. Beliau juga memberikan beberapa contoh serta template LKPD untuk memudahkan peserta workshop mengikuti dengan Capaian Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran masing-masing peserta guru.

Sinergi Akademisi dan Praktisi

Perwakilan Mahasiswa UNIIB menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat (PkM). Ketua Panitia memberikan sambutan “Kami menyadari bahwa tantangan guru PAI saat ini semakin kompleks. Melalui pendampingan penyusunan LKPD ini, kami ingin menjembatani teori akademik dari kampus dengan realitas praktis di sekolah. Kami berharap 30 peserta yang hadir dari berbagai instansi ini dapat membawa pulang keterampilan baru yang langsung bisa diterapkan di kelas masing-masing”. Ungkap Mohammad Shofiyullah sebagai ketua panitia acara. Para peserta terlihat sangat proaktif dalam sesi tanya jawab dan praktik langsung pembuatan draf LKPD. Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama.

Gulir ke atas