MAHASISWA PASCASARJANA UNIIB BANYUWANGI DAMPINGI GURU PAI DESAIN MODUL KUMER – KBC

BANYUWANGI – Dalam upaya meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran di tingkat sekolah menengah, team Mahasiswa Mengabdi dari Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Banyuwangi menggelar workshop bertajuk “Desain Modul Pembelajaran PAI ( Kolaborasi Strategis Kurikulum Merdeka ( Kumer ) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) Menuju Madrasah Maju dan Berbasis Cinta”. Acara ini bertempat di Aula MTs Al Azhar Sempu, pada Kamis (15/01/2026).

FOTO: Mahasiswa dengan Dosen, Narasumber, serta dengan seluruh Peserta Workshop.

Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya hampir 60 Bapak Ibu Dewan Guru Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berasal dari berbagai instansi pendidikan di wilayah Banyuwangi. Kehadiran para pendidik dari lintas sekolah ini menunjukkan tingginya antusiasme guru dalam memperbarui metodologi pembelajaran mereka.

Menghadirkan Narasumber Pakar

Untuk memberikan pemahaman mendalam secara teoritis dan praktis, panitia menghadirkan dua akademisi kompeten sebagai pemateri utama :

  1. Dr. Imam Mashuri, M.Pd Sebagai DPL (Dosen Pendamping Lapangan), Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan semoga kegiatan Mahasiswa Mengabdi/Pengembangan Profesi ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga ladang amal dan pembentukan karakter bagi mahasiswa. Harapannya mahasiswa dapat belajar dengan adab, bekerja dengan amanah, serta memberikan manfaat bagi lembaga dan masyarakat sekitar, sebagaimana prinsip khairunnas anfa’uhum linnas.” Ujar beliau.
  2. Bima Gilang Okjianto, M.Pd, Selaku pemateri kedua, beliau memandu sesi teknis penyusunan perangkat. Beliau menyampaikan bahwasannya materi Desain Modul Pembelajaran PAI ini menekankan kolaborasi strategis antara Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Berbasis Cinta, sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang berpihak pada murid, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter. Beliau juga memberikan beberapa contoh serta praktik langsung kepada Bapak Ibu Dewan Guru, dalam menyusun Capaian Pembelajaran dan Alur Tujuan Pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka. Harapannya, Peserta mampu menganalisis CP sesuai fase pada jenjang MA/MTs serta menyusunnya ke dalam Alur Tujuan Pembelajaran yang sistematis, kontekstual, dan selaras dengan karakteristik mata pelajaran PAI.
INTERAKTIF: Bima Gilang Okjianto, M.Pd, narasumber dalam kegiatan workshop.

Sinergi Akademisi dan Praktisi

Perwakilan Mahasiswa UNIIB Ibrahimy menjelaskan bahwa acara ini merupakan wujud nyata Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Ketua Panitia memberikan sambutan “Di tengah tantangan pendidikan saat ini yang menuntut pembelajaran lebih adaptif, bermakna, dan berorientasi pada penguatan karakter, pelaksanaan workshop Desain Modul Pembelajaran PAI ini menjadi sangat relevan. Melalui kolaborasi strategis Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Berbasis Cinta, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi guru MA/MTs dalam menyusun modul pembelajaran PAI yang berpihak pada murid, kontekstual, serta menanamkan nilai-nilai kasih sayang dan akhlak mulia.

Kami berharap hasil workshop ini dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan madrasah yang maju, unggul, dan berbasis cinta. kami ingin menjembatani teori akademik dari kampus dengan realitas praktis di sekolah. Kami berharap 30 peserta yang hadir dari berbagai instansi ini dapat membawa pulang keterampilan baru yang langsung bisa diterapkan di kelas masing-masing”. Ungkap Muhammad Khafid Khasbiallah, sebagai ketua panitia acara.

Gulir ke atas