FOCUS GROUP DISCUSSION FGD PENDIRIAN PROGRAM STUDI PAI PASCASARJANA IAI IBRAHIMY

Institut Agama Islam Ibrahimy (IAI Ibrahimy) Genteng Banyuwangi menggelar kegiatan sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan visi dan misi Program Pascasarjana. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Juni 2022 bertempat di ruang Meeting Room IAI Ibrahimy, dengan melibatkan Yayasan Ibrahimy dan jajaran pimpinan kampus sebagai penyelenggara.

Dalam kesempatan ini, hadir sejumlah tokoh akademik dan pemangku kepentingan pendidikan Islam tingkat nasional dan daerah. Beberapa di antaranya yakni Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA (Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof. Dr. H. Syamsun Ni’am, M.Ag (Guru Besar UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung), Dr. H. Moh. Amak Burhanuddin, M.Pd (Kepala Kemenag Kabupaten Banyuwangi), Ketua ISNU Kabupaten Banyuwangi, dan Ketua Ikatan Alumni Ibrahimy (IKARIMY). Kegiatan ini juga dihadiri oleh dosen-dosen Pascasarjana IAI Ibrahimy.

FGD ini menjadi forum penting untuk memperkuat arah pengembangan Program Pascasarjana, agar mampu menjawab tantangan zaman dan tetap berakar pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah yang menjadi ruh lembaga ini.

Dalam penyampaian materinya, Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, MA menekankan pentingnya kejelasan arah visi sebagai jembatan antara idealisme akademik dan kebutuhan umat.

“Visi perguruan tinggi, khususnya program pascasarjana, harus mampu menggambarkan masa depan keilmuan Islam yang progresif dan transformatif. IAI Ibrahimy memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan pemikiran Islam moderat berbasis pesantren yang dapat berkontribusi secara nasional, bahkan global,” ujar beliau.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Syamsun Ni’am, M.Ag dalam paparannya memberikan penekanan pada pentingnya kekhasan lokal dan integrasi keilmuan.

“Pascasarjana IAI Ibrahimy harus memiliki karakter yang khas, yakni integratif antara ilmu agama, sosial, dan tradisi pesantren. Banyuwangi memiliki kekayaan budaya dan sosial yang bisa menjadi sumber riset akademik yang unik. Visi dan misi perlu dirumuskan dengan mempertimbangkan hal itu,” jelas Prof. Syamsun.

Selain diskusi panel, kegiatan ini juga menghasilkan sejumlah rumusan awal visi dan misi yang akan disempurnakan dalam tahap berikutnya, dengan mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi dan kebutuhan masyarakat. Dengan terselenggaranya FGD ini, IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi berharap Program Pascasarjana dapat menjadi institusi akademik yang unggul dalam pengembangan ilmu keislaman yang berwawasan kebangsaan, pesantren, dan kemanusiaan.

Gulir ke atas