DIREKTUR PASCASARJANA UNIIB HADIRI RAKERNAS APAISI DI MALANG

MALANG – Direktur Proagram Pascasarjana Universitas Islam Ibrahimy (UNIIB) Banyuwangi, Dr. H. Kholilur Rahman, M.Pd.I, turut hadir dalam kegiatan Rakernas XII dan Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Pascasarjana Perguruan Tinggi Islam Swasta Indonesia (APAISI), bekerja sama dengan Universitas Al-Qolam Malang. Kegiatan bertema “Deep Learning Curriculum and Instructional in Pesantren & Madrasah: Tradition, Prototype, Change and Development” ini berlangsung selama dua hari, Sabtu–Ahad (12-13/7/25), di Hotel Ascent Premiere, Malang, dan diikuti oleh ratusan akademisi dan pengelola program pascasarjana dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran Dr. H. Kholilur Rahman dalam forum ini menjadi bagian dari upaya aktif Pascasarjana UNIIB dalam mengikuti perkembangan wacana dan arah kebijakan pendidikan Islam di tingkat nasional, khususnya dalam konteks inovasi kurikulum dan instruksional berbasis deep learning. Direktur Pascasarjana menanggapi acara ini, beliau mmenynampaikan bahwa:

“Acara ini merupakan forum konsolidasikan ide, gagasan, orentasi dan nilai nilai dalam mengembangkan program Pascasarjana, karena yang hadir kan beberapa program Pascasarjana swasta di Indonesia” Ujar direktur Pascasarjana UNIIB dengan wibawanya.

Deep learning atau pembelajaran mendalam dipahami sebagai pendekatan yang menekankan pada pemahaman konseptual, reflektif, serta kemampuan berpikir kritis dan evaluatif. Dalam seminar ini, pendekatan tersebut dikaji relevansinya dengan tradisi pembelajaran di pesantren dan madrasah yang selama ini dikenal dengan kekuatan pada aspek pemahaman dan internalisasi nilai.

Rakernas XII APAISI sendiri menjadi agenda strategis tahunan dalam merumuskan langkah pengembangan program pascasarjana Islam swasta, baik dalam hal kolaborasi kelembagaan, penguatan mutu akademik, maupun perluasan jejaring nasional.

Dengan keikutsertaannya, Pascasarjana UNIIB menunjukkan komitmennya dalam mendukung arah pembaruan pendidikan Islam yang tetap berpijak pada nilai-nilai pesantren, sekaligus terbuka pada perkembangan ilmu pengetahuan dan pendekatan instruksional global.

Sumber: HUMAS UNIIB

Gulir ke atas